Perbandingan Proses Jual Reksadana Ipotfund – Bareksa

Di postingan Perbedaan Bareksa.com dan Ipotfund, saya menjelaskan bagaimana proses mendaftar serta membeli produk reksadana. Nah, setelah bisa beli harus bisa menjual dong. Apalagi kalau nilai produk reksadana sudah naik dan kita memperoleh keuntungan. Di postingan kali ini saya akan berbagi pengalaman menjual penyertaan unit produk reksadana di platform Bareksa dan Ipotfund.

PROSES JUAL di BAREKSA

Langkah-langkah jual di Bareksa cukup mudah, yaitu pada halaman Portofolio akan ada daftar reksadana yang telah dibeli, tinggal klik tombol Jual pada setiap item yang akan kita jual. Setelah itu muncul halaman konfirmasi untuk menentukan berapa unit penyertaan yang akan kita jual. Centang checkbox Semua Unit untuk menjual semua unit dan pastikan Transfer hasil penjualan ke rekening Anda.

Setelah itu Bareksa akan mengirim kode konfirmasi melalui SMS untuk dimasukkan ke kolom Konfirmasi. Sudah gitu aja. Anda juga akan mendapat konfirmasi penjualan melalui email jadi pastikan cek email juga. Dana akan masuk ke rekening paling lambat 7 hari. Pengalaman saya 3 hari sudah masuk.

Proses Jual di Ipotfund

Hampir sama dengan Bareksa, sedikit perbedaannya yaitu kita bisa memilih Alokasi hasil penjualan ke rekening RDI, rekening pribadi 7 hari kerja atau bahkan ada fasilitas transfer express pada hari yang sama meskipun dikenakan biaya. Transfer express ini cocok jika Anda tiba-tiba butuh dana tambahan.

Langkah selanjutnya ya sama yaitu konfirmasi penjualan dengan Login PIN habis itu sudah selesai tinggal menunggu dana masuk.

 

Potongan biaya jual di Bareksa

Ketika saya menjual unit penyertaan saya di Bareksa karena saya merasa kinerja produk (sebut saja produk SCRI) sudah terlihat menurun. Meskipun penurunan hanya sedikit dan saya merasa masih ada sedikit profit saya putuskan untuk menjual produk tersebut. Alasan lain ya saya ingin switch ke produk lain yang lebih kuat kinerjannya. Pertimbangan jual atau beli tergantung pada profil investasi Anda ya.

Nah, yang saya kaget adalah ketika dana masuk ke rekening, nilai nominalnya tidak sesuai dengan ketika proses jual. Iya saya tahu bahwa ketika saya order jual, nilai NAB yang dipakai adalah nilai terakhir yang digunakan manajer investasi. Tapi yang aneh selisihnya besar sekali. Misal ketika saya jual nilai 100.823 yang masuk rekening hanya 95.823. Awalnya saya mikir “Ah pasti biaya admin, pajak dll”, saya cek konfirmasi penjualan dan tertera bahwa biaya penjualan 0%. Saya sih positif thinking aja, mungkin saya kurang teliti, TAPI…TAPII saya cek lagi memang tidak ada penjelasan potongan biaya. Mungkin karena beda bank kustodinya kali ya.

Saya belum pernah mengalami hal tersebut di Ipotfund, saya selalu transfer hasil penjualan ke rekening RDI jika saya menjual melaui Ipotfund.

Jadi itu tadi pengalaman saya, memang ada sedikit gak enaknya tapi jangan dianggap bahwa investasi reksadana itu ribet atau bahkan selalu rugi. Tetap positif dan terus belajar. Selamat berinvestasi

 

abhiemanyu

 

One thought on “Perbandingan Proses Jual Reksadana Ipotfund – Bareksa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *